Jumat, 27 Mei 2011

Bupati Nagekeo Cup I, Mencari Bakat Untuk Kemajuan Sepak Bola


Olahraga sepak bola adalah olahraga yang digemari oleh seluruh lapisan masyarakat. Persepekbolaan di tanah air, dari hari ke hari kian redup, faktornya adalah manajemen, dan pengurus yang mengelola sudah tidak professional. Masyarakat Nagekeo berharap persepakbolaan di Kabupaten baru tersebut harus menuai prestasi. Turnamen perdana yang disebut Bupati Nagekeo Cup I, harus professional untuk mencari bakat para pemain muda untuk dididik dan dilakukan pembinaan agar meraih prestasi.
Menurut Bupati Nagekeo, Johanes S. Aoh belum lama ini dihadapan wartawan sebelum pembukaan turnamen, mengatakan, Bupati Nagekeo Cup I merupakan ajang penggalian potensi generasi muda di Nagekeo, dalam rangka mendapatkan pemain ke tingkat yang lebih tinggi. “Turnamen Bupati Nagekeo Cup I, tujuannya untuk mendapatkan bibit-bibit unggul, sehingga bisa mencari pemain untuk mengikuti turnamen Eltari Cup 2011, dan mengikuti devisi III, “ jelas Bupati Nani, yang didamping oleh Ketua Panitia Turnamen, Marselinus Adjo Bupu dan Wakil Ketua PSSI Nagekeo, Aron Bidaron.
Bupati Aoh juga berharap, turnamen tersebut dapat memberikan nilai positif terhadap kemajuan persepakbolaan di Nagekeo. Pembinaan dan latihan secara professional sangat diharapkan, sehingga mengahsilkan pemain sepak bola yang tangguh. Bupati juga menyadari bahwa sarana olahraga, saat ini belum memadai. Pemerintah sedang berupaya untuk mempersiapkan GOR sebagai sarana olahraga yang lebih baik. Tempatnya berada di desa Aeramo, Kecamatan Aesesa. “GOR bisa menjadi modal untuk kepentingan olahraga,”kata bupati Aoh.
Sedangkan Wakil Ketua PSSI Nagekeo, Aron Bidaron, dan Ketua Panitia Turnamen Bupati Nagekeo I, Marselinus A. Bupu, di tempat yang sama mengatakan, turnamen tersebut diikuti oleh tiem-tiem yang ada di Kabupaten Nagekeo, yang tersebar di seluruh kecamatan, dan juga tiem yang datang dari kabupaten tetangga, yakni Kabupaten Ngada.
“Turnamen ini bertujuan untuk mencari bibit pemain generasi muda, dan para pemain yang dipilih dan lolos seleksi, dibinah untuk menjadi pemain PERSENA Nagekeo, untuk mengikuti turnamen, Eltari Cup dan Devisi III. Para pemain diseleksi oleh pemandu bakat yang ada di Kabupaten Nagekeo, “jelas mereka kepada wartawan. Lanjut Adjo Bupu, turnamen tersebut dilaksanakan selama satu bulan.
Menurut informasi yang disampaikan oleh Wakil Ketua PSSI, Aron Bidaron dan dibenarkan lagi oleh Ketua Panitia Turnamen, Marselinus A. Bupu, bahwa PERSENA Nagekeo, telah terdaftar di tingkat provinsi dan di tingkat pusat. PERSENA Nagekeo juga sudah berbadan hukum.
Sementara itu, Ketua DPRD Nagekeo, Gaspar Batu Bata, pada acara pembukaan turnamen belum lama ini mengatakan, kepada seluruh masyarakat Nagekeo, agar benar-benar bangkit dan bersatu dalam memajukan persepakbolaan. Sebab di daerah ini memiliki begitu banyak potensi untuk mengembangkan bakat dan kemampuan pada dunia persepakbolaan.
Batu Bata juga berharap, turnamen tersebut dapat melahirkan rasa kekeluargaan, kebersamaan, persaudaraan dan semangat sportivitas di antara panitia, kontingen, official, para wasit dan seluruh masyarakat pencinta sepak bola. Membangun olahraga harus melalui semangat persatuan dan persahabatan, agar olahraga sepak bola terus dicintai oleh masyarakat.
“Mari kita bangun karakter daerah kita yang tangguh, dengan kecintaan kita pada pertandingan sepak bola. Agar dapat mewujudkan semuanya itu, tidak lain kita harus sungguh berupaya untuk bersatu padu, bekerja keras dan membangun kebersamaan dalam olahraga,”jelas Gaspar Batu Bata, yang juga Ketua PSSI Nagekeo ini.
Batu Bata juga menambahkan, turnamen tersebut harus dijadikan ajang untuk saling mempelajari dan saling mengenal teknik atau pola permainan diantara sesama pemain. “Buktikan bahwa dari semua pemain anda adalah yang terbaik, sehingga anda bisa diutus untuk mewakili daerah anda,”katanya. Lanjutnya, turnamen Bupati Nagekeo Cup I ini, harus bisa menjadi ajang meraih prestasi dan mengkokohkan rasa persaudaraan. Harus jadikan daerah ini, daerah yang berprestasi, daerah yang maju, daerah yang kuat, unggul, dan mampu bersaing di tengah-tengah percaturan global, termasuk dalam dunia persepakbolaan.

Oleh: Anton Moti

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar